Kamis, 14 Mei 2015

LAPORAN PRAKTIKUM PRODUKSI GAME 4 : MENGATUR ANIMASI KARAKTER PADA UNITY

Nama : Nyimas Ariny Sabilarrusyda
Kelas : 2 D4 Game Technology
NRP : 4210131019

A. Tujuan Laporan

1. Mahasiswa dapat mengatur jalannya animasi
2. Mahasiswa mampu membuat karakter berjalan maju serta beranimasi


B. Dasar Teori

Jika pada laporan animasi unity sebelumnya (http://nyimaskuliah.blogspot.com/2015/05/laporan-praktikum-produksi-game-4.html),  saya telah menjelaskan tentang cara pembuatan Terrain dari awal beserta cara pengimportan animasi. Maka pada laporan kali ini saya akan menjelaskan tentang mengatur munculnya animasi suatu karakter. Hal baru yang ada pada percobaan unity kali ini adalah Animator. Animator adalah sebuah sarana dari Unity untuk mengatur perpindahan antara gerkana animasi yang satu ke yang lainnya.

C.Percobaan

1. Pertama, ubah Rig pada model 3D menjadi Humanoid, agar rig-nya menyerupai rig manusia.

2. Lalu masuk pada tab animations. Hapus animasi default. Tersisa ArmatureAction, atur animasi ini pada Length sehingga hanya menampilkan animasi berjalan saja. Tidak dengan animasi tangan terlentang pada start awal.

3. Tambahkan animasi idle. Animasi ini berisi gerakan diam dengan tangan dibawah. Disini saya mengambil detik 14.7-14.8. Jika range detik yang diambil 0, maka animasi akan diambil yang gerakan start, oleh sebab itu disini diambil sekiranya memiliki range dengan selisih 1. Agar animasi yang muncul sesuai yang diinginkan

4. Berikut ini adalah tampilan inspector object 3D. Disini terdapat pengaturan animator dan script. Animator Andro adalah animator yang perlu dibuat terlebih dahulu. Begitu juga script AndroAnim yang perlu dibuat terlebih dahulu. Kedua elemen inilah yang paling utama pada percobaan kali ini.

5. Berikut adalah tampilan animator yang saya buat. Perubahan animasi yang ada hanya dari entry ke idle. Dari idle ke walking dan dari walking ke idle.

6. Berikut ini adalah inspector dari walking. Masukkan animasi ArmatureAction pada Motion. Dan centang Foot IK.

7. Pada inspector idle, masukkan animasi idle pada Motion dan centang Foot IK.

8. Pada inspector idle -> Walking, tetapkan kondisi variabel Walk (yang telah dibuat) menjadi greater 0.1 tiap persatuan walking dijalankan.

9. Pada inspector Walking -> idle, tetapkan kondisi variabel Walk (yang telah dibuat) menjadi less 0.1 tiap persatuan walking dijalankan. Ini mengakibatkan ketika walking diberhentikan, maka animasi walking tidak secara langsung berhenti, tapi ada jeda penurunan animasi hingga menuju idle seutuhnya.

10. Berikut tampilan script AndroAnim.cs. Script ini adalah yang mengatur pergerakan model 3D. Script ini yang menjadikan animasi walking hanya dijalankan ketika objek berjalan maju ke depan. Namun ketika objek tidak berjalan, maka animasi akan perlahan berhenti menjadi idle.



D. Analisa dan Kesimpulan

Pada percobaan kali ini, model 3D sudah dapat bergerak maju dan animasi jalan ketika user menekan tombol up. Dan animasi berhenti ketika model 3D diam juga. Namun yang kurang pada percobaan ini adalah model 3D belum dapat berjalan ke kanan, ke kiri, dan mundur. Dan tampilannya belum menjadi seperti Third Person Shooter.

Kamis, 07 Mei 2015

LAPORAN PRAKTIKUM PRODUKSI GAME 4 : BELAJAR UNITY 3D, TERRAIN, SKYBOXES DAN IMPORT ANIMASI



Nama  : Nyimas Ariny Sabilarrusyda
Kelas    : 2 D4 Teknologi Game
NRP     : 4210131019




A. Tujuan Laporan
1. Mahasiswa mengetahui pembuatan terrain dan menampilkan skyBox
2. Mahasiswa mengetahui cara mengimport modelling, texture dan animasi dari Blender

B. Alat dan Bahan
1. Mac
2. Laptop Windows
3. Unity 5
4. Modul Pelatihan Unity 3D PENS
5. File Blender yang telah disediakan

C. Dasar Teori
            Di dalam software Unity terdapat dua pilihan tampilan yang ingin dihasilkan, 2D atau 3D. Pada praktikum kali ini kami mulai memasuki dunia 3D pada Unity. Berikut ini adalah ulasan sekilas tentang software Unity yang merupakan pusat dari praktikum kali ini :
Unity merupakan game engine buatan Unity Technologies. Unity pertama kali di rilis pada
tahun 2005 dan hanya dapat berjalan pada platform Mac OS. Saat ini Unity sudah tersedia
dalam platform Windows dengan versi terbaru Unity 4.5.5. Game engine ini memiliki
beberapa keunggulan sebagai berikut :
1. Game yang di develop menggunakan Unity dapat di deploy ke dalam beberapa
platform sekaligus termasuk platform mobile, web, desktop, maupun console.
2. Penggunaan relatif mudah, fitur relaltif lengkap.
3. Tersedia berbagai macam plugin di Unity Asset Store untuk meningkatkan
kemampuan Unity.
4. Saat ini Unity banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan game dari skala indie
sampai perusahaan-perusahaan besar.
5. Harganya relatif terjangkau, tersedia berbagai paket license mulai dari free sampai pro.
Informasi selengkapnya tentang game engine ini dapat dilihat pada website resmi Unity
 Di awal percobaan kami membuat Terrain (sebuah plane yang dapat secara instan dibentuk sehingga memiliki tonjolan-tonjolan membentuk gunung maupun lembah, dan di terrain ini dapat ditambahkan pohon, rumput, air dan lain-lain). Lalu, dilanjutkan dengan pengaturan skyboxes yang diberi gambar langit, sehingga langit-langit dari dunia scene tersebut tampak nyata.
            Setelah itu proses pengimportan modeling yang telah dibuat di software Blender. Blender merupakan sebuah software open source yang digunakan untuk membuat modeling 3D beserta pemberian rigging, animasi, lighting, compositing, bahkan video editing. Di praktikum ini telah disediakan modelling 3D-nya lengkap dengan rigging dan animasi, sehingga proses pembuatan modelling 3D tidak akan dijelaskan disini.

D. Percobaan
1. Membuat projek baru pada Unity dengan cara klik File -> New Project. Pilih lokasi tempat project akan disimpan. Dan pilih juga 2D atau 3D.
2. Buat sebuah objek terrain dengan cara klik Game Object -> Create Other -> Terrain. Maka akan muncul terrain polos tanpa tekstur




3. Terrain dapat dimodifikasi dengan cara mengubah ketinggian, menambahkan tekstur, objek pohon dan efek air. Memodifikasi ini kita perlu mengimport sample asset dengan cara klik kanan pada window projekct, lalu pilih import package -> Terrain assets. Lalu akan keluar window pilihan assets apa saja yang akan di-import. Centang semua assets lalu klik import.
4. Ketika folder Terrain assets telah di-import biasanya berisi 3 folder, Terrain Grass, Terrain Textures, dan Terrain Ambient-Occlusion. Terrain dapat diedit melalui inspector. Beberapa modifikasi pada inspector Terrain :

a. Modifikasi Ketinggian Terrain


b. Modifikasi Menambah Bagian Terrain yang akan Ditinggikan


c. Modifikasi Memperhalus Terrain


d. Modifikasi Menambah Texture pada Terrain




e. Modifikasi Menambah Pohon pada Terrain
 

f. Modifikasi Menambah Rumput pada Terrain
 


Untuk melakukan modifikasi-modifikasi diatas, kita hanya perlu meng-klik atau meng-klik secara terus menerus pada Terrain. Namun jika ingin menguranginya bahkan menghapusnya, dengan Shift-klik. Untuk Texture dan Pohon kita perlu mengambil dulu objek-objek tersebut pada folder assets yang telah diimport diawal tadi. Lalu hasil Terrain yang saya buat seperti gambar berikut (seperti pulau buatan) :



5. Pada dua gambar diatas terlihat langit-langit dari scene seperti langit yang sedang mendung sekali. Langit-langit seperti itulah yang dinamakan Skyboxes. Pertama, kita perlu mengimport gambar-gambar tersebut dengan cara klik kanan pada window
project >> import package >> skyboxes. Untuk mengaplikasikan skybox klik edit >> render settings. Lihat bagian inspector. Drag and drop skybox material dari standard asset ke skybox material di inspector.

6. Yang selanjutnya adalah memasukkan modelling 3D yang telah dibuat pada Blender ke Unity. Modelling yang telah dibuat, textur-nya harus dipisah terlebih dahulu agar semuanya dapat ditampilkan pada Unity. Setelah dipisahkan, drag dan drop modelling (file ekstensi blender) dan folder texture-nya ke assets Unity (drag-nya harus sekaligus bersamaan agar texture dapat langsung meng-link dengan modellingnya).

7. Lalu, agar modelling dapat tampil pada scene, drag dan drop modellingnya saja ke scene, maka akan tampil model 3D tersebut. Coba run.

8. Model 3D hanya akan tampak diam, padahal pada modelling tersebut terdapat animasi yang telah dibuat di software Blender sebelumnya. Untuk mengecek apakah model 3D telah mempunyai animasi dengan cara melihat preview pada Inspector model 3D.

9. Kita perlu melakukan beberapa langkah lagi agar model 3D dapat beranimasi.

10. Pada Insector model 3D pilih Rig-Legacy, lalu apply
 

11. Lalu, pilih tab animations – Clips, terdapat animasi default, hapus saja animasi default ini. Lalu, dibawahnya terdapat pilihan Wrap Mode, pilih Loop agar animasi otomatis looping.

 
12. Pada inspector model 3D, di animation, centang play auto.

13. Coba run kembali, maka akan tampak model 3D tersebut telah beranimasi. Pada View hasil saya berikut, model 3D tampak sedikit berbeda. Ini karena saya mengatur sedikit efek khusus pada renderan model tersebut.




E. Kesimpulan

            Pada praktikum kali ini, kami mempelajari banyak hal baru pada Unity 3D, seperti Terrain dan segala pengaturannya, Skyboxes dan Import modelling 3D beserta texture dan animasinya.