Nama : Nyimas Ariny Sabilarrusyda
Kelas : 2 D4 Game Technology
NRP : 4210131019
A. Tujuan Laporan
1. Mahasiswa dapat mengatur jalannya animasi
2. Mahasiswa mampu membuat karakter berjalan maju serta beranimasi
B. Dasar Teori
Jika pada laporan animasi unity sebelumnya (http://nyimaskuliah.blogspot.com/2015/05/laporan-praktikum-produksi-game-4.html), saya telah menjelaskan tentang cara pembuatan Terrain dari awal beserta cara pengimportan animasi. Maka pada laporan kali ini saya akan menjelaskan tentang mengatur munculnya animasi suatu karakter. Hal baru yang ada pada percobaan unity kali ini adalah Animator. Animator adalah sebuah sarana dari Unity untuk mengatur perpindahan antara gerkana animasi yang satu ke yang lainnya.
C.Percobaan
1. Pertama, ubah Rig pada model 3D menjadi Humanoid, agar rig-nya menyerupai rig manusia.
2. Lalu masuk pada tab animations. Hapus animasi default. Tersisa ArmatureAction, atur animasi ini pada Length sehingga hanya menampilkan animasi berjalan saja. Tidak dengan animasi tangan terlentang pada start awal.
3. Tambahkan animasi idle. Animasi ini berisi gerakan diam dengan tangan dibawah. Disini saya mengambil detik 14.7-14.8. Jika range detik yang diambil 0, maka animasi akan diambil yang gerakan start, oleh sebab itu disini diambil sekiranya memiliki range dengan selisih 1. Agar animasi yang muncul sesuai yang diinginkan
4. Berikut ini adalah tampilan inspector object 3D. Disini terdapat pengaturan animator dan script. Animator Andro adalah animator yang perlu dibuat terlebih dahulu. Begitu juga script AndroAnim yang perlu dibuat terlebih dahulu. Kedua elemen inilah yang paling utama pada percobaan kali ini.
5. Berikut adalah tampilan animator yang saya buat. Perubahan animasi yang ada hanya dari entry ke idle. Dari idle ke walking dan dari walking ke idle.
6. Berikut ini adalah inspector dari walking. Masukkan animasi ArmatureAction pada Motion. Dan centang Foot IK.
7. Pada inspector idle, masukkan animasi idle pada Motion dan centang Foot IK.
8. Pada inspector idle -> Walking, tetapkan kondisi variabel Walk (yang telah dibuat) menjadi greater 0.1 tiap persatuan walking dijalankan.
9. Pada inspector Walking -> idle, tetapkan
kondisi variabel Walk (yang telah dibuat) menjadi less 0.1 tiap
persatuan walking dijalankan. Ini mengakibatkan ketika walking diberhentikan, maka animasi walking tidak secara langsung berhenti, tapi ada jeda penurunan animasi hingga menuju idle seutuhnya.
10. Berikut tampilan script AndroAnim.cs. Script ini adalah yang mengatur pergerakan model 3D. Script ini yang menjadikan animasi walking hanya dijalankan ketika objek berjalan maju ke depan. Namun ketika objek tidak berjalan, maka animasi akan perlahan berhenti menjadi idle.
D. Analisa dan Kesimpulan
Pada percobaan kali ini, model 3D sudah dapat bergerak maju dan animasi jalan ketika user menekan tombol up. Dan animasi berhenti ketika model 3D diam juga. Namun yang kurang pada percobaan ini adalah model 3D belum dapat berjalan ke kanan, ke kiri, dan mundur. Dan tampilannya belum menjadi seperti Third Person Shooter.
Kamis, 14 Mei 2015
Kamis, 07 Mei 2015
LAPORAN PRAKTIKUM PRODUKSI GAME 4 : BELAJAR UNITY 3D, TERRAIN, SKYBOXES DAN IMPORT ANIMASI
Nama : Nyimas Ariny Sabilarrusyda
Kelas : 2 D4 Teknologi Game
NRP :
4210131019
A. Tujuan Laporan
1. Mahasiswa mengetahui pembuatan terrain dan menampilkan
skyBox
2. Mahasiswa mengetahui cara mengimport modelling, texture
dan animasi dari Blender
B. Alat dan Bahan
1. Mac
2. Laptop Windows
3. Unity 5
4. Modul Pelatihan Unity 3D PENS
5. File Blender yang telah disediakan
C. Dasar Teori
Di dalam
software Unity terdapat dua pilihan tampilan yang ingin dihasilkan, 2D atau 3D.
Pada praktikum kali ini kami mulai memasuki dunia 3D pada Unity. Berikut ini
adalah ulasan sekilas tentang software Unity yang merupakan pusat dari
praktikum kali ini :
Unity merupakan game engine buatan Unity
Technologies. Unity pertama kali di rilis pada
tahun 2005 dan hanya dapat berjalan pada platform Mac OS. Saat ini
Unity sudah tersedia
dalam platform Windows dengan versi terbaru Unity 4.5.5. Game
engine ini memiliki
beberapa keunggulan sebagai berikut :
1. Game yang di develop menggunakan Unity dapat di deploy ke dalam
beberapa
platform sekaligus termasuk platform mobile, web, desktop, maupun
console.
2. Penggunaan relatif mudah, fitur relaltif lengkap.
3. Tersedia berbagai macam plugin di Unity Asset Store untuk
meningkatkan
kemampuan Unity.
4. Saat ini Unity banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan game
dari skala indie
sampai perusahaan-perusahaan besar.
5. Harganya relatif terjangkau, tersedia berbagai paket license
mulai dari free sampai pro.
Informasi selengkapnya tentang game engine ini dapat dilihat pada
website resmi Unity
Di awal percobaan kami membuat Terrain (sebuah
plane yang dapat secara instan dibentuk sehingga memiliki tonjolan-tonjolan
membentuk gunung maupun lembah, dan di terrain ini dapat ditambahkan pohon,
rumput, air dan lain-lain). Lalu, dilanjutkan dengan pengaturan skyboxes yang
diberi gambar langit, sehingga langit-langit dari dunia scene tersebut tampak
nyata.
Setelah itu
proses pengimportan modeling yang telah dibuat di software Blender. Blender
merupakan sebuah software open source yang digunakan untuk membuat modeling 3D
beserta pemberian rigging, animasi, lighting, compositing, bahkan video
editing. Di praktikum ini telah disediakan modelling 3D-nya lengkap dengan
rigging dan animasi, sehingga proses pembuatan modelling 3D tidak akan
dijelaskan disini.
D. Percobaan
1. Membuat projek baru pada Unity dengan cara klik File ->
New Project. Pilih lokasi tempat project akan disimpan. Dan pilih juga 2D atau
3D.
2. Buat sebuah objek terrain dengan cara klik Game
Object -> Create Other -> Terrain. Maka akan muncul terrain polos tanpa
tekstur
3. Terrain dapat dimodifikasi dengan cara mengubah
ketinggian, menambahkan tekstur, objek pohon dan efek air. Memodifikasi ini
kita perlu mengimport sample asset dengan cara klik kanan pada window projekct,
lalu pilih import package -> Terrain assets. Lalu akan keluar window pilihan
assets apa saja yang akan di-import. Centang semua assets lalu klik import.
4. Ketika folder Terrain assets telah di-import biasanya
berisi 3 folder, Terrain Grass, Terrain Textures, dan Terrain
Ambient-Occlusion. Terrain dapat diedit melalui inspector. Beberapa modifikasi
pada inspector Terrain :
a. Modifikasi Ketinggian Terrain
b. Modifikasi Menambah Bagian Terrain
yang akan Ditinggikan
c. Modifikasi Memperhalus Terrain
d. Modifikasi Menambah Texture pada Terrain
e. Modifikasi Menambah Pohon pada Terrain
f. Modifikasi Menambah Rumput pada Terrain
Untuk melakukan modifikasi-modifikasi diatas, kita hanya perlu meng-klik atau meng-klik secara terus menerus pada Terrain. Namun jika ingin menguranginya bahkan menghapusnya, dengan Shift-klik. Untuk Texture dan Pohon kita perlu mengambil dulu objek-objek tersebut pada folder assets yang telah diimport diawal tadi. Lalu hasil Terrain yang saya buat seperti gambar berikut (seperti pulau buatan) :
5. Pada dua gambar diatas terlihat langit-langit dari
scene seperti langit yang sedang mendung sekali. Langit-langit seperti itulah
yang dinamakan Skyboxes. Pertama, kita perlu mengimport gambar-gambar tersebut
dengan cara klik
kanan pada window
project
>> import package >> skyboxes. Untuk mengaplikasikan skybox klik
edit >> render settings. Lihat bagian inspector. Drag and drop skybox
material dari standard asset ke skybox material di inspector.
6. Yang
selanjutnya adalah memasukkan modelling 3D yang telah dibuat pada Blender ke
Unity. Modelling yang telah dibuat, textur-nya harus dipisah terlebih dahulu
agar semuanya dapat ditampilkan pada Unity. Setelah dipisahkan, drag dan drop
modelling (file ekstensi blender) dan folder texture-nya ke assets Unity (drag-nya
harus sekaligus bersamaan agar texture dapat langsung meng-link dengan
modellingnya).
7. Lalu, agar
modelling dapat tampil pada scene, drag dan drop modellingnya saja ke scene,
maka akan tampil model 3D tersebut. Coba run.
8. Model 3D
hanya akan tampak diam, padahal pada modelling tersebut terdapat animasi yang
telah dibuat di software Blender sebelumnya. Untuk mengecek apakah model 3D
telah mempunyai animasi dengan cara melihat preview pada Inspector model 3D.
9. Kita perlu
melakukan beberapa langkah lagi agar model 3D dapat beranimasi.
10. Pada
Insector model 3D pilih Rig-Legacy, lalu apply
11. Lalu, pilih
tab animations – Clips, terdapat animasi default, hapus saja animasi default
ini. Lalu, dibawahnya terdapat pilihan Wrap Mode, pilih Loop agar animasi
otomatis looping.
12. Pada
inspector model 3D, di animation, centang play auto.
13. Coba run
kembali, maka akan tampak model 3D tersebut telah beranimasi. Pada View hasil
saya berikut, model 3D tampak sedikit berbeda. Ini karena saya mengatur sedikit
efek khusus pada renderan model tersebut.
E. Kesimpulan
Pada praktikum kali ini, kami
mempelajari banyak hal baru pada Unity 3D, seperti Terrain dan segala
pengaturannya, Skyboxes dan Import modelling 3D beserta texture dan animasinya.
Langganan:
Komentar (Atom)







