Minggu, 09 Oktober 2016

Suikoden II : Politik dalam Game RPG

Nama : Nyimas Ariny Sabilarrusyda
Kelas : 4 D4 Teknologi Game
NRP  : 4210131019


Sumber : Google

Bagi para penggemar game RPG mungkin game ini sudah tidak asing lagi. Bahkan banyak di antara penggemar game RPG sangat 'memorable' dengan game ini. Termasuk game yang sulit dilupakan bagi mereka.

Suikoden II merupakan game bergenre RPG buatan Konami yang dirilis di console PlayStation pada tahun 1998 di Jepang dan pada tahun 1999 di Amerika. Game ini merupakan sekuel dari pendahulunya yaitu Suikoden (edisi pertama). Lagi-lagi banyak yang mengatakan bahwa game ini merupakan sekuel yang memuaskan dan sempurna bagi serial Suikoden.

Ide game Suikoden diambil dari legenda Cina yaitu Shui Hu Zhuan. Legenda ini telah ada sejak penghujung Dinasti Sang. Legenda ini bercerita tentang 108 pendekar di Shan-dong yang bergabung untuk bertindak melawan para penguasa yang pada saat itu menggunakan kekuasaannya dengan semena-mena untuk mencari untung sendiri sehingga rakyat menderita akibat pajak yang terlalu tinggi serta menimbulkan kekacauan dalam negara di bidang politik dan sosial. Sebenarnya tidak jauh beda dengan negri tercinta ini ya ^^ 

Awal cerita di Suikoden II dimulai dari Riou (tokoh utama yang akan dimainkan oleh user. Ini merupakan nama aslinya. User dapat memberikan nama terserah. Paijo Justin juga boleh !) dan Jowy yang merupakan pasukan dari Unicorn Youth Brigade yang dimiliki oleh Highland, dijebak oleh komandannya-Rowd-yang bekerjasama dengan Luca Bright. Cerita yang mengalir di dalam game ini seputar politik dan mengandung unsur pengkhianatan, persahabatan, cinta, ambisi dan intrik-intrik lainnya yang tidak direkomendasikan untuk anak dibawah 10 tahun. Bagian selanjutnya ini dilupakan juga boleh. Menurut penulis review pribadi sih, cerita-cerita semacam ini kurang baik dikonsumsi berbagai umur karena mampu mengakibatkan pengonsumsi mengalami alergi dengan yang namanya 'politik'. Sehingga menjadikan user selalu beranggapan negatif terhadap politik dan menjadi jumud akan politik. Padahal urusan politik adalah urusan semua orang. Politik tidak selalu seperti yang digambarkan oleh game-game mainstream seperti ini atau bacaan-bacaan mainstream atau yang digambarkan oleh dunia tercinta hari ini. Tentang seperti apa sebenarnya politik itu, bisa dibaca disini (tulisan orang lain). FYI saja. Penjelasan lebih lanjut juga bisa dibaca disini (tulisan sendiri).

Oke, selanjutnya adalah pembahasan seputar gameplay game. Yang menarik dari game ini adalah salah satu misi yang harus diselesaikan pemain yaitu mengumpulkan 108 karakter. Karakter-karakter ini bisa direkrut dengan syarat-syarat tertentu. Ada yang bergabung lewat cerita, dengan bertanding, judi, lomba lari, membawa karakter tertentu, uang, lomba memasak dan lain-lain. Memang ada karakter yang tampak tidak bisa digunakan apa-apa, namun terkumpulnya 108 karakter ini mampu mempengaruhi ending game. Tentu sebagai penggemar game Suikoden II tidak ingin mengakhiri game tanpa tahu true ending-nya kan ?

Hal menarik lain dari game ini adalah tersedianya 3 macam battle yaitu conventional battle, war battle dan duel battle. Pada conventional battle pemain dapat memainkan maksimal 6 karakter untuk melawan monster atau musuh. 


Sumber : Google

Pada war battle model gameplay seperti game bergenre strategi. Di battle ini pemain dapat mengatur strategi para pasukannya dengan digabung permainan ala batu-gunting-kertas.

Sumber : Google

Pada duel battlegameplay seperti permainan batu-gunting-kertas di antara dua karakter. Karakter yang HP-nya kosong duluan maka kalah.

Sumber : Google



Pada game Suikoden II ini juga terdapat banyak mini games yang beragam gameplay-nya, seperti mencuci piring, memasak, mencari benda, membersihkan lantai, mengatur posisi benda dan lain-lain. Dan satu lagi, ini merupakan kabar baik bagi pembenci pergerakan lambat karakter RPG, yaitu adanya control yang dapat digunakan untuk mempercepat pergerakan karakter utama !

Untuk musik, backsound dan SFX menurut saya biasa saja (tapi ini bersifat subjektif lho !). Kata orang-orang di review-review lainnya, musiknya termasuk memorable bagi mereka. Untuk grafis, saya tidak suka karena saya pada dasarnya tidak suka melihat grafis 2D model pixel seperti ini.

Selamat menikmati game-nya ! Kira-kira review ini semakin membuat penasaran untuk memainkan game-nya atau tidak ya ? Terserah deh. Yang pasti "Hidup ini adalah game, lalu untuk apa memenuhi kehidupan dengan bermain game ?"


Berikut ini merupakan penilaian untuk game Suikoden II :

Grafik : 6/10
Musik : 7/10
Animasi : 7/10
Story : 8/10 <-- terpengaruh review lainnya yang bilang story-nya TOP BGT !
Konten : 7/10
Kontrol : 8/10
Gameplay : 8/10

Keseluruhan : 7/10

REVIEW GAME : FIFA 15, Game Khusus Pecinta Sepak Bola

Tugas mata kuliah review dan analisa game
Nama : Nyimas Ariny Sabilarrusyda
Kelaa : 4 D4 Teknologi Game
NRP   : 4210131019

Sumber : Google

FIFA 15 merupakan game besutan Electronic Arts. Game dengan grafik 3D yang cukup detail ini bergenre sport. Olahraga yang diusung di dalamnya adalah sepak bola.

Bagi saya yang pada dasarnya kurang menyukai olahraga, game ini terasa biasa saja. Disamping itu control game yang terlalu banyak membuat permainan terasa lebih susah untuk dimainkan. Meski begitu grafik 3D yang menarik, backsound suara yang mendukung dan euforia yang dimunculkan mampu lumayan menghibur dan memunculkan semangat dan rasa percaya diri tersendiri.

Namun bagi para pecinta sepak bola, saya yakin game ini mampu memberikan kesan menarik. Di awal permainan, pemain dapat memilih tim-nya masing-masing. Tim yang disediakan adalah tim yang sama dengan tim sepak bola dunia di kehidupan nyata (sayangnya tidak ada tim Indonesia :p). Pemain juga dapat merubah desain pakaian yang dipakai para pemainnya. Disarankan memilih warna yang berbeda jauh untuk masing-masing tim agar mengurangi kebingungan pada saat memainkan game ini.

Di setiap akhir kondisi yang tidak biasa (seperti mendapat kartu dan akhir sesi permainan) di dalam permainan akan ada tayangan animasi yang menunjukkan ekspresi para pemain yang bersangkutan dalam kondisi tersebut. Menurut saya, hal ini menarik. Pemain dapat memperhatikan ekspresi pemain-pemain kesayangannya ketika mereka menghadapi kondisi tertentu.

Berikut ini merupakan nilai yang saya berikan untuk game ini secara subjektif :
- Grafis : 9/10
- Musik : 8/10
- Animasi : 9/10
- Story : 3/10
- Backsound : 9/10
- Gameplay : 7/10
- Konten : 6/10
- Control : 5/10
- Immersive : 7/10

Keseluruhan : 8/10

Minggu, 18 September 2016

Review Game : Clash of Clan Cocok untuk Pecinta Strategi

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Dari hari ke hari perkembangan dunia industri game semakin terlihat. Salah satu industri game yang aktif mengeluarkan game adalah Supercell. Industri game yang berdiri pada tahun 2010 ini menjadi lebih melejit ketika salah satu game hasil produksinya yang berjudul Clash of Clan memiliki banyak penggemar. Hingga kini pengunduh game Clash of Clan di google play store telah mencapai 29 juta orang.

Game ini bergenre strategi dan simulasi. Saat bermain, pemain diharuskan untuk menyalakan akses internet karena game ini berbasis online, dimainkan secara singleplayer maupun multiplayer. Di awal permainan, pemain akan disambut oleh sebuah karakter yang nantinya akan memberikan beberapa informasi dan tutorial seputar game. Untuk anda yang jarang bermain game akan sangat terbantu dengan model tutorial seperti yang ada di game ini.

Di dalam game, pemain bertugas untuk membangun sebuah desa. Bukan jenis 'membangun' yang bertujuan untuk menambah populasi penduduk, tapi lebih kepada membangun pertahanan sebuah desa karena inti dari game ini adalah mempertahankan desa sekaligus menghancurkan desa lainnya. Lalu letak 'Clan'-nya dimana ? Setelah pemain memiliki sebuah desa barulah pemain dapat bergabung kepada sebuah Clan yang sudah ada atau membuat Clan itu sendiri. Clan terdiri dari beberapa pemain yang berbeda. Di sinilah letak multiplayer game ini. Pemain dapat berinteraksi dengan pemain lain secara online di dalam Clan. Selain itu pemain juga tetap dapat berinteraksi dengan pemain di luar Clan ketika menyerang desa mereka atau berkomunikasi dengan chatting. Ketika pemain memilih untuk melakukan penyerangan terhadap desa milik pemain lain atau Clan lain maka sistem game akan memilihkan musuh yang se-level.

Apakah masuk ke dalam Clan adalah kewajiban untuk pemain ? Tentu saja tidak. Pemain dapat terus bermain secara singleplayer dan menghancurkan desa-desa milik pemain lain atau desa-desa goblin. Tapi, pemain yang memiliki Clan jelas akan lebih kuat pertahanannya daripada pemain yang sendirian.

Game ini merupakan game yang tidak dapat dimainkan dalam waktu yang singkat untuk mecapai titik tinggi-nya. Biasanya pemain membutuhkan waktu hingga tahun-an untuk mencapai level yang tinggi. Ini disebabkan oleh waktu yang diperlukan dalam melakukan beberapa interaksi yang ada di game seperti membangun bangunan, meng-upgrade, merekrut pasukan dan lain-lain. Sebenarnya waktu-waktu tersebut dapat dihilangkan menggunakan gem. Namun sayangnya, gem hanya didapat ketika pemain memenangkan challenge atau membelinya. Tapi jangan khawatir karena di awal permainan pemain diberikan sejumlah gem secara gratis. Oleh sebab itu, sebaiknya gem digunakan secara irit, hanya digunakan pada saat-saat yang tepat.

Selain gem, resource yang ada di game ini adalah elixir dan coin. Untuk mendapatkan kedua resources ini pemain dapat membangun bangunan yang menghasilkannya secara berkala seperti elixir collector dan gold mine. Selain itu, pemain juga dapat merampas elixir dan coin milik desa lain dengan cara menyerangnya dan memenangkannya. Saat melakukan penyerangan pemain harus memikirkan tentang strategi, salah satu contohnya seperti strategi peletakan pasukan. Hal ini agar pemain dapat memenangkan penyerangan bukan malah kalah dan rugi kehilangan pasukan secara sia-sia. Dorongan untuk memikirkan strategi di setiap bagian game terasa sangat kental. Game ini cocok untuk para gamer yang menggemari game-game strategi.

Berikut ini merupakan beberapa hal yang saya sukai saat memainkan game Clash of Clan ini :

1. Musik dan SFX yang interaktif. Contohnya seperti saat saya menyentuh bangunan atau item-item yang ada di game akan muncul suara yang berbeda di tiap item-nya.

2. Perpaduan warna yang ramah di mata.

3. Notifikasi yang jelas.

Lalu apa saja yang saya tidak sukai dari game ini ? Hal ini bersifat pribadi sekali. Saya tidak menyukai game yang butuh waktu lama untuk menyelesaikannya (omong-omong sampai saat ini Clash of Clan terus melakukan update saat ada pemain yang telah mencapai level tertinggi, jadi bisa dikatakan game ini adalah endless game). Dan saya kurang menyukai game bergenre strategi karena terlalu banyak yang harus dipikirkan dalam memainkannya. Tapi. untuk anda yang menggemari genre strategi, coba saja langsung memainkan game ini dan berikan penilaian sendiri. Karena game ini tampaknya tidak mengecewakan untuk para gamer sejati !

Nilai :

Grafik = 10/10
Musik = 9/10
Animasi = 8/10
Story = 6/10
Konten = 7/10
Kontrol = 9/10
Gameplay = 8/10

Score : 4/5